Arsip

Archive for the ‘Sulawesi Tenggara’ Category

PENERIMAAN CPNSD Sultra 2009

umberTekai-teki seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Sultra tahun 2009 terjawab sudah. Harun Haeba mengungkapkan seleksi mulai berlangsung hari ini (8/12). Total CPNSD yang akan diterima sebanyak 5.078,
tersebar di seluruh kabupaten dan Kota se-Sultra.

Masih seperti tahun sebelumhya, CPNSD yang akan diterima didominasi tenaga kesehatan dan guru. Pemprov Sultra sendiri menerima CPNSD sebanyak 338 kuota, 118 tenaga kesehatan, 211 tenaga teknis lainnya, dan 9 orang ijazah SMU.

Kepala BKD Sultra Harun Haeba mengatakan 9 orang tersebut, adalah mereka-mereka yang berprestasi di bidang olahraga yang mengharumkan nama daerah, baik dalam Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, maupun Asian Games.

“Hanya pemprov Sultra yang menerima SMU, itupun sesuai permintaan Pemda, bahwa mereka yang berprestasi di bidang olahraga,” jelasnya.

Pendaftaran akan dimulai 9 -12 Desember 2009. Seleksi berkas mulai 10 – 18 Desember 2009. Tes akan dilaksanakan serentak tanggal 20 Desember 2009. Hasil tes akan diumumkan 29 Desember 2009.

Bagaimana dengan pemeriksaan hasil tes dan soal yang digunakan? IT tidak lagi menggunakan Universitas Haluoleo Kendari. Harun mengatakan kemungkinan besar menggunakan IT Institut Teknologi Bandung (ITB). Tentang soal yang digunakan, menggunakan soal dari pusat, digandakan oleh Perusahaan Daerah (PD) Utama Sultra.

Sumber:Kendari Ekspress

Categories: Sulawesi Tenggara

GEDUNG BARU UMK

Februari 19, 2009 Tinggalkan Komentar

Ass, Universitas Muhammadiyah Kendari, merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Sulawesi Tenggara.UMK untuk mendukung aktifitas PBM telah membangun sarana pembangunan Gedung 4 lantai, yang dua hari lalu mulai di gunakan. SEMOGA UMK BENAR-BENAR MENJADI KAMPUS PENDIDIKAN!

Categories: Sulawesi Tenggara Tag:

MAHASISWA MEROKOK!

November 21, 2008 Tinggalkan Komentar

a3
Saya sering melihat begitu banyak mahasiswa yang merokok. Apakah ini trend atau hanya pelarian saja. Mahasiswa begitu bangga jika masuk kampus dengan memegang merokok sambil memegang bukunya, itupun kalau buku bukan untuk tempat duduknya. Padahal orang tua mereka telah membiayai kuliahnya untuk dapat belajar, bukan merokok.
Walaupun juga ada sebahagian dosen juga mengajar sambil merokok, dosen kayak begini yang perlu dibina agar tidak memberikan contoh yang kurang baik bagi mahasiswanya. Read more…

Categories: Sulawesi Tenggara Tag:
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.