<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>IAN&#039;S Weblog</title>
	<atom:link href="http://herdhiansyah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://herdhiansyah.wordpress.com</link>
	<description>Memajukan  Sulawesi Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Dec 2011 03:25:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='herdhiansyah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/efbc8d672095b8f2151d6c067d22a1f7?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>IAN&#039;S Weblog</title>
		<link>http://herdhiansyah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://herdhiansyah.wordpress.com/osd.xml" title="IAN&#039;S Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://herdhiansyah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Beasiswa S2 dan S3 Rp 300 Miliar</title>
		<link>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/12/27/beasiswa-s2-dan-s3-rp-300-miliar/</link>
		<comments>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/12/27/beasiswa-s2-dan-s3-rp-300-miliar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 03:24:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>herdhiansyah</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://herdhiansyah.wordpress.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Di tahun 2012 mendatang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan membuka dan memberikan beasiswa secara seluruh masyarakat Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, hal ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan populasi masyarakat lulusan S2 dan S3 di Indonesia. “Selama ini, sudah banyak sekali populasi lulusan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herdhiansyah.wordpress.com&amp;blog=4205669&amp;post=167&amp;subd=herdhiansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di tahun 2012 mendatang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan membuka dan memberikan beasiswa secara seluruh masyarakat Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, hal ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan populasi masyarakat lulusan S2 dan S3 di Indonesia.</p>
<p>“Selama ini, <span id="more-167"></span>sudah banyak sekali populasi lulusan S1 dan bahkan banyak yang tidak bisa melanjutkan ke jenjang S2 dan S3. Maka dari itu, beasiswa ini kami buka untuk semua, tidak harus dosen,” terang Nuh.</p>
<p>Mantan Rektor ITS ini menyebutkan, rencana pemerintah ini akan didukung dengan anggaran yang diperkirakan sebesar Rp 300 miliar. Menurutnya, dana tersebut diperoleh dari bunga dana abadi yang sebesar Rp 5 triliun.</p>
<p>“Jadi kan begini, kita kan sudah punya dana abadi Rp 5 triliun. Dari dana itu, ada sekitar 300 miliar bunganya. Enaknya dipakai apa? Ya sudah, saya berembug dengan Dirjen Pendidikan Dikti (Dikti), akhirnya kita berencana untuk beasiswa S2 dan S3 itu. Karena kami pikir, beasiswa yang dampaknya lebih terasa bagi pertumbuhan SDM di Indonesia adalah beasiswa S2 dan S3,” jelasnya.</p>
<p>Nuh mengatakan, program beasiswa S2 dan S3 ini selain mendongkrak populasi mahasiswa lulusan S2 dan S3, juga sekaligus kita menghidupi program pasca sarjana di perguruan tinggi. “Pokoknya kita bebaskan biaya. Kuotanya nanti tinggal kita hitung saja. Anak-anak kalau melanjutkan S2 &#8211; S3 itu kan memang harus kita garap,” imbuhnya.</p>
<p>Di dalam program ini, lanjut Nuh, memang tidak dibuka untuk semua bidang. Akan tetapi, diarahkan pada jurusan yang mendukung Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengkajian Ekonomi Indonesia (LP3EI).  “Jurusan tersebut antara lain, bidang science, engineering dan pertanian. Kita dorong orang-orang yang S2 dan S3. Kalau nanti mereka mau jadi dosen ya silahkan. Kalau tidak ya silahkan. Besarannya berarti tiap tahun bisa bertambah dan kuotanya juga . Ini kan mengikuti besaran bunga dari dana abadi itu,” tukasnya.</p>
<p>Sumber: http://www.jpnn.com/read/2011/12/27/112420/Kemdikbud-Anggarkan-Beasiswa-S2-dan-S3-Rp-300-Miliar-</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herdhiansyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herdhiansyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herdhiansyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herdhiansyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/herdhiansyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/herdhiansyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/herdhiansyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/herdhiansyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herdhiansyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herdhiansyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herdhiansyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herdhiansyah.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herdhiansyah.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herdhiansyah.wordpress.com/167/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herdhiansyah.wordpress.com&amp;blog=4205669&amp;post=167&amp;subd=herdhiansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/12/27/beasiswa-s2-dan-s3-rp-300-miliar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4497b3832f83235e2417a797494cf2c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">herdhiansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Trik agar Belajar Anda Efektif</title>
		<link>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/12/14/10-trik-agar-belajar-anda-efektif/</link>
		<comments>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/12/14/10-trik-agar-belajar-anda-efektif/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 07:47:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>herdhiansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[efektif]]></category>
		<category><![CDATA[giat]]></category>
		<category><![CDATA[studi]]></category>
		<category><![CDATA[trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herdhiansyah.wordpress.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ada yang memercayai bahwa kesuksesan dalam belajar datang dengan sendirinya. Tak salah memang, ketika ada yang meraih kesuksesan dalam studinya, padahal ia terlihat tidak melakukan usaha yang sangat keras. Akan tetapi, kebanyakan pelajar justru meraih kesuksesan dengan mengembangkan dan mengaplikasikan kebiasaan belajar yang efektif? Nah, 10 trik berikut ini mungkin bisa jadi panduan bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herdhiansyah.wordpress.com&amp;blog=4205669&amp;post=159&amp;subd=herdhiansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin ada yang memercayai bahwa kesuksesan dalam belajar datang dengan sendirinya. Tak salah memang, ketika ada yang meraih kesuksesan dalam studinya, padahal ia terlihat tidak melakukan usaha yang sangat keras. Akan tetapi, kebanyakan pelajar justru meraih kesuksesan dengan mengembangkan dan mengaplikasikan kebiasaan belajar yang efektif? Nah, 10 trik berikut ini mungkin bisa jadi panduan bagi Anda yang tengah mencari cara terbaik dalam belajar.</p>
<p>1. Jangan mencoba untuk memaksakan belajar dalam satu sesi</p>
<p>Biasanya, para pelajar yang sukses selalu meluangkan waktu belajarnya lebih pendek dan jarang memaksakan mempelajari seluruhnya dalam satu atau dua sesi. Kuncinya, belajarlah dengan konsisten dan lakukan secara reguler meskipun dalam waktu singkat.</p>
<p>2. Rencanakan saat Anda akan belajar</p>
<p>Jika ingin sukses dalam belajar, susunlah jadwal dengan waktu yang spesifik selama sepekan. Dan cobalah untuk tegas dengan jadwal yang telah Anda buat. Mereka yang belajar secara sporadis, biasanya tidak berperforma sebaik pelajar yang telah mengatur waktu belajarnya dengan disiplin.</p>
<p>3. Belajarlah pada waktu yang sama</p>
<p>Tidak hanya apakah penting untuk merencanakan jadwal kapan harus belajar, tetapi, Anda juga belajar untuk konsisten dengan rutinitas belajar harian. Ketika Anda belajar pada waktu yang sama setiap hari dan setiap minggu, maka hal itu akan menjadi bagian yang rutin dalam kehidupan Anda. Secara mental dan emosional, Anda akan lebih mempersiapkan diri saat sesi belajar tiba dan tentunya lebih produktif.</p>
<p>4. Setiap kegiatan belajar harus memiliki tujuan yang spesifik</p>
<p>Menganggap sederhana belajar tanpa arahan yang jelas tidak akan efektif. Anda perlu tahu dengan jelas apa yang Anda butuhkan dalam setiap kesempatan belajar. Sebelum mulai belajar, aturlah tujuan dari belajar yang Anda lakukan. Hal ini akan mendukung tujuan akademik secara keseluruhan.</p>
<p>5. Jangan pernah menunda belajar</p>
<p>Adalah hal yang sangat mudah umum untuk membatalkan sesi belajar yang telah Anda rencanakan karena tidak tertarik dengan bidang studi, atau Anda memiliki hal lain yang harus dilakukan, atau karena tugas yang diberikan sangat sulit untuk dikerjakan.</p>
<p>Pelajar yang berhasil tidak pernah menunda waktunya untuk belajar. Jika Anda melakukannya, kegiatan belajar Anda menjadi tidak efektif dan Anda tidak akan mendapatkan apa yang dibutuhkan. Penundaan juga akan menimbulkan kekacauan dan menjadi penyebab nomor satu dari kegagalan.</p>
<p>6. Mulailah dengan pelajaran yang paling sulit</p>
<p>Tugas atau pelajaran yang paling sulit akan membutuhkan usaha, mental, dan energi yang paling besar. Anda sebaiknya memulai dengan hal ini. Sekali Anda bisa menyelesaikan tugas yang paling berat ini, akan lebih mudah untuk menyelesaikan sisanya. Percaya atau tidak, memulai dengan pekerjaan yang paling sulit akan membawa peningkatan yang sangat besar bagi keefektifan sesi belajar dan performa akademis Anda.</p>
<p>7. Selalu review catatan Anda sebelum mulai mengerjakan tugas</p>
<p>Hal yang pasti, sebelum Anda dapat mereview catatan yang dimiliki, maka Anda harus memiliki catatan tersebut. Pastikan bahwa Anda selalu membuat catatan yang baik selama di kelas. Sebelum memulai setiap sesi belajar dan mengerjakan tugas utama yang harus diselesaikan, pastikan Anda tahu bagaimana mengerjakannya dengan benar.</p>
<p>8. Pastikan tidak ada gangguan selama belajar</p>
<p>Carilah tempat belajar yang aman dari gangguan. Ketika Anda terganggu saat belajar maka itu akan membuyarkan konsentrasi dan kegiatan belajar menjadi tidak efektif.</p>
<p>9. Manfaatkan kelompok belajar dengan efektif</p>
<p>Pernah mendengar pepatah, &#8220;Dua kepala lebih baik daripada satu kepala?&#8221;. Pepatah ini bisa jadi benar untuk diterapkan dalam kegiatan belajar. Belajar secara kelompok akan membawa sejumlah keuntungan, diantaranya, mendapatkan bantuan dari pelajar lainnya saat Anda berjuang untuk memahami sebuah konsep, menyelesaikan tugas dengan lebih cepat, dan berbagi pengetahuan dengan pelajar lain yang akan membantu mereka dan diri Anda sendiri untuk menginternalisasi persoalan. Tetapi, kelompok belajar akan menjadi tidak efektif ketika tidak terstruktur dan anggota grup minim persiapan.</p>
<p>10. Review catatan, tugas, dan materi lainnya setiap akhir pekan</p>
<p>Pelajar yang sukses biasanya selalu mereview apa yang telah mereka pelajari selama seminggu di setiap akhir pekan. Cara ini akan membuat mereka mempersiapkan diri lebih baik untuk melanjutkan pembelajaran konsep-konsep baru pada pekan berikutnya.</p>
<p>Yakinlah, saat menerapkan trik-trik ini dalam belajar akan membawa perubahan dan peningkatan yang signifikan dalam catatan akademis dan keberhasilan studi Anda. Kuncinya, jangan putus asa!<br />
Sumber:http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/13/11110985/10.Trik.agar.Belajar.Anda.Efektif</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herdhiansyah.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herdhiansyah.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herdhiansyah.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herdhiansyah.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/herdhiansyah.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/herdhiansyah.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/herdhiansyah.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/herdhiansyah.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herdhiansyah.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herdhiansyah.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herdhiansyah.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herdhiansyah.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herdhiansyah.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herdhiansyah.wordpress.com/159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herdhiansyah.wordpress.com&amp;blog=4205669&amp;post=159&amp;subd=herdhiansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/12/14/10-trik-agar-belajar-anda-efektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4497b3832f83235e2417a797494cf2c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">herdhiansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Guru Pertanyakan Pembayaran Tunjangan Sertifikasi</title>
		<link>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/10/05/guru-pertanyakan-pembayaran-tunjangan-sertifikasi-2/</link>
		<comments>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/10/05/guru-pertanyakan-pembayaran-tunjangan-sertifikasi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 11:49:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>herdhiansyah</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://herdhiansyah.wordpress.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Sekretaris Umum Forum Musyawarah Guru Jakarta Ujang Subiatun mengatakan, para guru merasakan ketidakjelasan dalam pencairan dana Tunjangan Profesi Guru (TPG). Ketidakjelasan itu, katanya, mulai dari ketidaktepatan pembayaran sampai kurangnya jumlah uang yang diterima para guru. Menurut Ujang, ketidakjelasan pencairan TPG akibat ulah segelintir oknum yang dipicu oleh digantinya Undang-Undang (UU) Nomor 14/2005 tentang guru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herdhiansyah.wordpress.com&amp;blog=4205669&amp;post=161&amp;subd=herdhiansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut Sekretaris Umum Forum Musyawarah Guru Jakarta Ujang Subiatun mengatakan, para guru merasakan ketidakjelasan dalam pencairan dana Tunjangan Profesi Guru (TPG). <span id="more-161"></span>Ketidakjelasan itu, katanya, mulai dari ketidaktepatan pembayaran sampai kurangnya jumlah uang yang diterima para guru.</p>
<p>Menurut Ujang, ketidakjelasan pencairan TPG akibat ulah segelintir oknum yang dipicu oleh digantinya Undang-Undang (UU) Nomor 14/2005 tentang guru dan dosen dengan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No 119/2010.</p>
<p>Dalam UU No 14 /2005 tentang guru dan dosen, para guru yang sudah disertifikasi berhak memeroleh tunjangan sertifikasi setiap bulannya sebesar satu kali gaji pokok bagi guru PNS dan Rp 1.500.000 bagi guru non-PNS. Pada awal pencairan tahun 2008, TPG didistribusikan secara langsung oleh pemerintah pusat ke rekening-rekening guru per tiga bulan.</p>
<p>Namun, mulai tahun 2010, berdasarkan Permenkeu No 119/2010, mekanisme pembayaran tunjangan sertifikasi dilakukan per semester (enam bulan) dan tidak langsung ke rekening guru. Berdasarkan UU tersebut, TPG kemudian dimasukkan sebagai dana penyesuaian (seperti dana BOS) yang pengelolaan dan penyalurannya diserahkan pada pemerintah daerah.</p>
<p>&#8220;Kebijakan mekanisme pembayaran tunjangan sertifikasi pendidik yang menggunakan dasar hukum Permenkeu No 119/2010 kami nilai tidak jelas mengenai pencairan dan jumlah yang semestinya diterima oleh para guru sehingga rawan disalahgunakan (dikorupsi) oleh birokrasi pendidikan,&#8221; kata Ujang, Selasa (4/10/2011), di Jakarta.</p>
<p>Sejak menggunakan Permenkeu tersebut, dikatakan Ujang, banyak pihak (daerah) yang mengambil keuntungan dengan mendepositokan dana tunjangan sertifikasi tersebut untuk dibungakan. Penyalahgunaan penggunaan dana tunjangan sertifikasi itu terus berlangsung karena banyak guru yang tidak berani mempertanyakan penyalahgunaan tersebut.</p>
<p>&#8220;Ada juga yang jatahnya dipotong. Seharusnya enam bulan, tetapi hanya dibayar tiga sampai lima bulan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Guru Pendidikan Agama Islam di SDN 05 Pondok Kopi ini menambahkan, banyak juga dana tunjangan sertifikasi yang tidak dicairkan dengan alasan guru yang bersangkutan tidak memenuhi waktu minimal mengajar (24 jam).</p>
<p>&#8220;Bahkan, untuk para guru yang berada dalam lingkungan Departemen Agama (se-Indonesia), tunjangan sertifikasinya belum dibayarkan hingga hari ini,&#8221; katanya. </p>
<p>Sumber: http://edukasi.kompas.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herdhiansyah.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herdhiansyah.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herdhiansyah.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herdhiansyah.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/herdhiansyah.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/herdhiansyah.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/herdhiansyah.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/herdhiansyah.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herdhiansyah.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herdhiansyah.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herdhiansyah.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herdhiansyah.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herdhiansyah.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herdhiansyah.wordpress.com/161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herdhiansyah.wordpress.com&amp;blog=4205669&amp;post=161&amp;subd=herdhiansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/10/05/guru-pertanyakan-pembayaran-tunjangan-sertifikasi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4497b3832f83235e2417a797494cf2c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">herdhiansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Guru Pertanyakan Pembayaran Tunjangan Sertifikasi</title>
		<link>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/10/05/guru-pertanyakan-pembayaran-tunjangan-sertifikasi/</link>
		<comments>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/10/05/guru-pertanyakan-pembayaran-tunjangan-sertifikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 11:43:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>herdhiansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cair]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[sertifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tunjangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herdhiansyah.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Menutut Sekretaris Umum Forum Musyawarah Guru Jakarta Ujang Subiatun mengatakan, para guru merasakan ketidakjelasan dalam pencairan dana Tunjangan Profesi Guru (TPG). Ketidakjelasan itu, katanya, mulai dari ketidaktepatan pembayaran sampai kurangnya jumlah uang yang diterima para guru. Menurut Ujang, ketidakjelasan pencairan TPG akibat ulah segelintir oknum yang dipicu oleh digantinya Undang-Undang (UU) Nomor 14/2005 tentang guru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herdhiansyah.wordpress.com&amp;blog=4205669&amp;post=154&amp;subd=herdhiansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menutut Sekretaris Umum Forum Musyawarah Guru Jakarta Ujang Subiatun mengatakan, para guru merasakan ketidakjelasan dalam pencairan dana Tunjangan Profesi Guru (TPG). Ketidakjelasan itu, katanya, mulai dari ketidaktepatan pembayaran sampai kurangnya jumlah uang yang diterima para guru.</p>
<p>Menurut Ujang, ketidakjelasan pencairan TPG akibat ulah segelintir oknum yang dipicu oleh digantinya Undang-Undang (UU) Nomor 14/2005 tentang guru dan dosen dengan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No 119/2010.</p>
<p>Dalam UU No 14 /2005 tentang guru dan dosen, para guru yang sudah disertifikasi berhak memeroleh tunjangan sertifikasi setiap bulannya sebesar satu kali gaji pokok bagi guru PNS dan Rp 1.500.000 bagi guru non-PNS. Pada awal pencairan tahun 2008, TPG didistribusikan secara langsung oleh pemerintah pusat ke rekening-rekening guru per tiga bulan.</p>
<p>Namun, mulai tahun 2010, berdasarkan Permenkeu No 119/2010, mekanisme pembayaran tunjangan sertifikasi dilakukan per semester (enam bulan) dan tidak langsung ke rekening guru. Berdasarkan UU tersebut, TPG kemudian dimasukkan sebagai dana penyesuaian (seperti dana BOS) yang pengelolaan dan penyalurannya diserahkan pada pemerintah daerah.</p>
<p>&#8220;Kebijakan mekanisme pembayaran tunjangan sertifikasi pendidik yang menggunakan dasar hukum Permenkeu No 119/2010 kami nilai tidak jelas mengenai pencairan dan jumlah yang semestinya diterima oleh para guru sehingga rawan disalahgunakan (dikorupsi) oleh birokrasi pendidikan,&#8221; kata Ujang, Selasa (4/10/2011), di Jakarta.</p>
<p>Sejak menggunakan Permenkeu tersebut, dikatakan Ujang, banyak pihak (daerah) yang mengambil keuntungan dengan mendepositokan dana tunjangan sertifikasi tersebut untuk dibungakan. Penyalahgunaan penggunaan dana tunjangan sertifikasi itu terus berlangsung karena banyak guru yang tidak berani mempertanyakan penyalahgunaan tersebut.</p>
<p>&#8220;Ada juga yang jatahnya dipotong. Seharusnya enam bulan, tetapi hanya dibayar tiga sampai lima bulan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Guru Pendidikan Agama Islam di SDN 05 Pondok Kopi ini menambahkan, banyak juga dana tunjangan sertifikasi yang tidak dicairkan dengan alasan guru yang bersangkutan tidak memenuhi waktu minimal mengajar (24 jam).</p>
<p>&#8220;Bahkan, untuk para guru yang berada dalam lingkungan Departemen Agama (se-Indonesia), tunjangan sertifikasinya belum dibayarkan hingga hari ini,&#8221; katanya. </p>
<p>Sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/04/18315784/Guru.Pertanyakan.Pembayaran.Tunjangan.Sertifikasi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herdhiansyah.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herdhiansyah.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herdhiansyah.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herdhiansyah.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/herdhiansyah.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/herdhiansyah.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/herdhiansyah.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/herdhiansyah.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herdhiansyah.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herdhiansyah.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herdhiansyah.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herdhiansyah.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herdhiansyah.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herdhiansyah.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herdhiansyah.wordpress.com&amp;blog=4205669&amp;post=154&amp;subd=herdhiansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herdhiansyah.wordpress.com/2011/10/05/guru-pertanyakan-pembayaran-tunjangan-sertifikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4497b3832f83235e2417a797494cf2c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">herdhiansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
